berikut anjuran untuk berqurban bagi umat Islam beserta dalilnya:
Berqurban atau menyembelih hewan qurban pada hari raya Idul Adha dan hari-hari Tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah) adalah salah satu syariat Islam yang sangat dianjurkan.
Hukum dan Kedudukan Qurban
Hukum berqurban adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat ditekankan. Bagi mereka yang memiliki kemampuan finansial, sangat dianjurkan untuk melaksanakannya. Ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Kautsar ayat 2:
فَصَلِّلِرَبِّكَوَانْحَرْ
Artinya: “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)
Ayat ini secara eksplisit memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk salat dan berqurban, yang kemudian menjadi teladan bagi umat Islam.
Keutamaan Berqurban
Banyak keutamaan yang bisa didapatkan dari berqurban, di antaranya:
- Bentuk Ketaatan dan Ketakwaan: Qurban adalah bentuk ketaatan kepada perintah Allah SWT dan meneladani Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya Ismail AS demi memenuhi perintah Allah. Allah SWT berfirman: لَنْيَنَالَاللَّهَلُحُومُهَاوَلَادِمَاؤُهَاوَلَكِنْيَنَالُهُالتَّقْوَىٰمِنْكُمْۚكَذَٰلِكَسَخَّرَهَالَكُمْلِتُكَبِّرُوااللَّهَعَلَىٰمَاهَدَاكُمْۗوَبَشِّرِالْمُحْسِنِينَ Artinya: “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Hajj: 37) Ayat1 ini menegaskan bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah fisik hewan qurban, melainkan ketakwaan dan keikhlasan hati orang yang berqurban.
- Pahala Besar: Setiap helai bulu hewan qurban akan menjadi pahala bagi yang berqurban. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan yang paling dicintai Allah dari Bani Adam ketika hari raya Idul Adha selain menyembelih hewan qurban. Sesungguhnya hewan qurban itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya,2 bulu-bulunya, dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya darah hewan qurban3 akan jatuh pada suatu tempat di sisi Allah sebelum jatuh ke tanah. Maka berbahagialah dengannya.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
- Berbagi dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah: Daging qurban dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan kerabat, sehingga mempererat tali persaudaraan dan membantu mereka yang membutuhkan.
Anjuran Umum
- Niat yang Ikhlas: Pastikan niat berqurban semata-mata karena Allah SWT.
- Pilih Hewan Terbaik: Pilihlah hewan qurban yang sehat, tidak cacat, dan memenuhi syarat syariat (usia, jenis).
- Laksanakan Tepat Waktu: Qurban dilaksanakan setelah salat Idul Adha hingga akhir hari Tasyriq.
- Nikmati Sebagian, Sedekahkan Sebagian Besar: Dianjurkan untuk memakan sebagian kecil dari daging qurban dan menyedekahkan sebagian besar kepada yang membutuhkan.
Dengan berqurban, kita tidak hanya mendapatkan pahala yang berlimpah, tetapi juga turut serta dalam menyebarkan kebaikan dan kebahagiaan di tengah masyarakat.
