January 16, 2026

masjid

Selasa 9 September 2025 Family Corner Masjid Darussalam mengikuti Workshop Penguatan Kapasitas Family Corner Berbasis Masjid Kota Malang. Kegiatan yang diadakan di Hotel Atria Gajayana Malang ini diikuti oleh 25 family corner berbasis masjid angkatan ke-1 dan ke-2 ditambah 20 calon family corner angkatan ke-3 se-Kota Malang. Workshop ini dihadiri oleh Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M.,Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Malang, Achmad Sholeh, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, M.Ag., Kepala Kemenag Kota Malang Achmad Shampton, S.HI, M.Ag. dan penggagas family corner Prof. Dr. Hj. Mufidah Cholil, M. Ag.

Acara seminar penguatan kapasitas family corner diisi dengan materi Masjid Ramah Anak (MRA) oleh Dr. Atiyatul Husna, S.H.I., M.El. (Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinsos Kota Malang) dan Psikologi Forensik Mengenali Anatomi Kasus dalam Keluarga oleh Dr. Fathu Lubabin Nuqul, M.Si. (ahli psikologi forensik Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang).

Dalam pemaparannya perempuan yang akrab dipanggil Ibu Iik ini menyampaikan Rumah ibadah ramah anak (RIRA) merupakan salah satu indikator kota ramah anak. RIRA adalah konsep yang mencakup berbagai tempat ibadah yang ramah dan nyaman bagi anak-anak, contohnya adalah MRA (masjid ramah anak), GRA (gereja ramah anak), PRA (pura ramah anak) dan VRA (vihara ramah anak).

Adapun psikologi forensik adalah cara menggali, menemukan dan memahami akar masalah dalam suatu kasus keluarga. Kasus-kasus yang muncul dalam keluarga seperti KDRT, perselingkuhan, konflik kuasa asuh anak dan hak waris. Untuk menemukan akar masalah perlu melibatkan aktor (pelaku, korban, saksi) dan mengetahui motif dan pemicu yang melatarbelakangi kasus.

dari kiri ke kanan: kabag kesra Kota Malang, kepala kemenag Kota Malang, Wali Kota Malang, ketua DMI Kota Malang, penggagas family corner berbasis masjid
Dr. Fathul Lubabin Nuqul, M.Si.