January 14, 2026

Editor Editor

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Haii sahabat semua nya,kami dari TPQ.Darussalam kali ini memiliki sebuah kegiatan yang menggembirakan untuk semua nya.

Awal Robiul awal kami mengadakan khotmil Qur’an ,dilanjutkan membacakan doa kepada para leluhur,bangsa indonesia dan keluarga kita.

Puncak acara kami mengadakan Dongeng Islami bersama kak wulan dan boneka somat.

Dukung kami dan doa serta bantu kami dalam sebarkan islam, dengan cara mengikuti program kami dan bersedekah melalui rekening yang ada di website kami.

Terima kasih jajaran takmir,pemuda darussalam serta wali santri dan Santri Darussalam kebanggaan kami.

Jazakamullah khoiran jaza’ ,terima kasih atas semua nya.

Wassalammu’alaikum Wr.Wb

Selasa 9 September 2025 Family Corner Masjid Darussalam mengikuti Workshop Penguatan Kapasitas Family Corner Berbasis Masjid Kota Malang. Kegiatan yang diadakan di Hotel Atria Gajayana Malang ini diikuti oleh 25 family corner berbasis masjid angkatan ke-1 dan ke-2 ditambah 20 calon family corner angkatan ke-3 se-Kota Malang. Workshop ini dihadiri oleh Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M.,Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Malang, Achmad Sholeh, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, M.Ag., Kepala Kemenag Kota Malang Achmad Shampton, S.HI, M.Ag. dan penggagas family corner Prof. Dr. Hj. Mufidah Cholil, M. Ag.

Acara seminar penguatan kapasitas family corner diisi dengan materi Masjid Ramah Anak (MRA) oleh Dr. Atiyatul Husna, S.H.I., M.El. (Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinsos Kota Malang) dan Psikologi Forensik Mengenali Anatomi Kasus dalam Keluarga oleh Dr. Fathu Lubabin Nuqul, M.Si. (ahli psikologi forensik Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang).

Dalam pemaparannya perempuan yang akrab dipanggil Ibu Iik ini menyampaikan Rumah ibadah ramah anak (RIRA) merupakan salah satu indikator kota ramah anak. RIRA adalah konsep yang mencakup berbagai tempat ibadah yang ramah dan nyaman bagi anak-anak, contohnya adalah MRA (masjid ramah anak), GRA (gereja ramah anak), PRA (pura ramah anak) dan VRA (vihara ramah anak).

Adapun psikologi forensik adalah cara menggali, menemukan dan memahami akar masalah dalam suatu kasus keluarga. Kasus-kasus yang muncul dalam keluarga seperti KDRT, perselingkuhan, konflik kuasa asuh anak dan hak waris. Untuk menemukan akar masalah perlu melibatkan aktor (pelaku, korban, saksi) dan mengetahui motif dan pemicu yang melatarbelakangi kasus.

dari kiri ke kanan: kabag kesra Kota Malang, kepala kemenag Kota Malang, Wali Kota Malang, ketua DMI Kota Malang, penggagas family corner berbasis masjid
Dr. Fathul Lubabin Nuqul, M.Si.

Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Darussalam bekerja sama dengan Family Corner Darussalam mengadakan acara Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim pada Jumat 29 Agustus 2025 yang lalu. Kegiatan ini diikuti oleh 15 anak yatim yang berasal dari sekitar Masjid Darussalam. Kegiatan ini adalah santunan rutin yang diadakan setiap bulan. Santunan periode sebelumnya sudah dilaksanakan pada Ahad 6 Juli 2025 yang bertepatan dengan peringatan 10 Muharram 1447 H.

Acara yang dilaksanakan pada pukul 15.30 WIB ini diawali dengan pembacaan istighotsah dan tahlil. Doa bersama ini dipimpin oleh Ustadz Fathollah, S.Pd.I. (ketua takmir Masjid Darussalam). Setelah doa selesai, anak yatim menerima bimbingan motivasi dari dra. Tony Suhartatik, M.Pd. (Family Corner Darussalam). Bimbingan motivasi ini mengajak anak-anak yang hadir untuk mengamalkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia (7 KAHI), yaitu membiasakan diri bangun lebih awal agar disiplin dan semangat beraktivitas, beribadah tepat waktu, makan sehat dan bergizi, rajin belajar dan membaca, olah raga secara teratur, bermasyarakat, dan istirahat cukup dan tidak begadang.

Santunan anak yatim ini akan dilaksanakan setiap bulan dan akan diisi dengan kegiatan-kegiatan yang beraneka ragam seperti setor hafalan Al Quran, permainan edukatif, dongeng interaktif dan kuis sejarah islam. Kegiatan ini diharapkan dapat mendekatkan Masjid Darussalam kepada anak-anak.

anak-anak menyimak penjelasan tentang 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia (7 KAHI)
peragaan yel-yel “masjid di dadaku”
pembacaan istighotsah dan tahlil
dra. Tony Suhartatik, M.Pd.

Takmir Masjid Darussalam mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 pada Kamis 4 September 2025 kemarin. Pembacaan shalawat nabi sudah dimulai pada pukul 17.00 WIB sampai menjelang masuk shalat isyak. Acara ini rutin diadakan setiap tahun, yaitu pada malam 12 Robiul Awal dan dihadiri jamaah laki-laki dan jamaah perempuan.

Pembacaan shalawat nabi diiringi oleh grup Hadrah Pemuda Sukun. Jamaah yang hadir mengikuti pembacaan shalawat dengan khusyuk. Setelah pembacaan shalawat selesai acara dibuka oleh pembawa acara (Ari Andrianto, Kepala TPQ Darussalam) dan dilanjutkan dengan sambutan takmir oleh Joko Setiawan (Bendahara 1 Masjid Darussalam). Dalam acara ini tausiah disampaikan oleh Ustadz Ahmad Rois Al-Hafidz, M.Pd.I. sekitar 45 menit.

Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan bahwa ada 3 bukti cinta Nabi Muhammad kepada umatnya. Pertama, Nabi Muhammad ﷺ selalu berdoa memintakan ampunan untuk umatnya setiap beliau selesai shalat. Kedua, Nabi Muhammad ﷺ memikirkan keselamatan umatnya. Ketiga, dari Abu Hurairah r.a. Rasulullahbersabda:“Setiap nabi memiliki doa yang mustajab, dan aku ingin menyimpan doaku itu sebagai syafaat bagi umatku pada hari kiamat.” (HR. Bukhari no. 7474, Muslim no. 199)

Penampilan Hadrah Pemuda Sukun
Ustadz Ahmad Rois Al-Hafidz, M.Pd.I.
Joko Setiawan

GEBYAR MUHARRAM SANTRI DARUSSALAM

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Selamat datang dan selamat berlomba serta semangat wahai santri darussalam.

pada hari : Sabtu 28 Juni 2025

Pukul : 15.15 – 16.30 WIB

Santri telah berkreasi ,berkonsentrasi, berpadu dengan warna warni untuk menghiasi sebuah lomba mewarnai gambar masjid di kolaborasi dengan santri putra putri sedang mengaji.

Sejumlah 60 santri mengikuti dari 96 santri darussalam.

Selamat bagi pemenang yang akan disampaikan di puncak Acara pada ,Sabtu 05 Juli 2025.

Terima kasih semua elemen yang sudah membantu kami, Jajaran Takmir Masjid darussalam,Dewan Guru TPQ dan semua wali santri.

Wassalamu’alaikum Warahmahtullah Wabarakatuh

Dikisahkan, suatu hari Abu Bakar ra mendatangi Rasulullah saw,

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Apa yang membuatmu datang, wahai Abu Bakar?”

Ia menjawab:

“Aku keluar karena rindu, ingin bertemu denganmu ya Rasulullah ﷺ, ingin memandang wajahmu, dan menyapamu dengan salam.”

Seolah-olah lisan Abu Bakar Ash-Shiddiq berkata:

“Aku datang karena rinduku menarik langkahku kepadamu,
dan mataku enggan memandang apa pun selain wajahmu.”

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Abu Bakar tidaklah mengungguli kalian karena banyaknya salat atau puasanya,
namun ia mengungguli kalian karena sesuatu yang bersemayam dalam hatinya,
yaitu kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.”


Wahai jiwa yang merindu,
Shalawat bukan hanya bacaan, tapi jembatan cinta antara dirimu dan Baginda Rasulullah ﷺ.
Ia adalah pintu adab kepada Allah, dan tangga ruhani untuk sampai kepada Nabi-Nya ﷺ.

Semakin engkau banyak bershalawat,
semakin dekat engkau dengan telaga al-Kautsar,
Semakin besar harapanmu untuk melihat wajah beliau yang mulia dan mendapat syafaat darinya ﷺ.

Wahai jiwa yang merindu,
Pernahkah engkau merasa hatimu terasa hampa ?
Bukan karena dunia, tapi karena engkau lupa menyebut nama kekasih sejati, Rasulullah ﷺ.

Wahai jiwa yang merindu,
Baginda Rasulullah tak pernah lupa mendoakanmu, bahkan ketika dirimu tak pernah menyebut namanya.
Dialah yang menangis untukmu, saat engkau tak sempat menangis karena rindu padanya.

“Orang-orang yang paling aku rindukan adalah mereka yang datang setelahku,
mereka yang beriman kepadaku padahal tak pernah melihatku.”
(HR. Ahmad)

Wahai jiwa yang merindu,

Pernahkah engkau merasa bahagia hanya karena menyebut namanya?

Pernahkah engkau bangga menjadi bagian dari umatnya?

Pernahkah engkau menangis saat bershalawat padanya?

Pernahkah engkau menunduk dan berkata :
Ya Rasulallah…
Aku adalah umatmu,
Yang tidak semasa denganmu, tidak pernah berjumpa denganmu,
Tidak pernah melihat wajah dan rupamu…
Namun aku mencintaimu…

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد
وعلى آله وصحبه أجمعين.

Allohummashallialamuhammad

nasehatuntukdiridankeluarga

hamran