January 14, 2026

masjidmalang

Masjid Darussalam menjadi salah satu dari 50 masjid se-Kota Malang yang mengikuti Deklarasi Masjid Ramah Anak (MRA). Kegiatan ini digelar di Masjid Al Huda Universitas Merdeka Malang pada Ahad 21 Desember 2025. Kehadiran Masjid Darussalam diwakili oleh Joko Setiawan (ketua Family Corner Masjid Darussalam).

Dikutip dari Malang Posco Media, Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, M.Ag. (ketua DMI Kota Malang) manyatakan bahwa masjid di Kota Malang diharapkan bisa menerima anak sebagai generasi penerus untuk berjuang dari masjid.

Di tengah era global dan perkembangan teknologi masa kini, peran masjid sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter anak menjadi semakin penting. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi rumah kedua yang membentuk moral, etika dan spiritualitas anak. Untuk itu masjid harus menjadi tempat yang ramah dan hangat bagi anak-anak.

Joko Setiawan, ketua Family Corner Masjid Darussalam, (lingkaran hijau) berfoto bersama usai menerima piagam MRA
Sebanyak 50 takmir masjid di Kota Malang mendeklarasikan sebagai Masjid Ramah Anak

Ahad, 26 Oktober 2025 pukul 9 pagi Takmir Masjid Darussalam bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Darussalam, Family Corner Masjid Darussalam dan TPQ Masjid Darussalam mengadakan kembali pembacaan doa bersama dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini diadakan setiap bulan dan sudah memasuki periode ke-4.

Acara ini diisi dengan pembacaan istighotsah, bimbingan motivasi anak, setoran hafalan dan pemberian santunan. Bimbingan motivasi disampaikan oleh Joko Setiawan (ketua Family Corner Masjid Darussalam) dan Endang Yulianti Wijaya (pengajar TPQ Masjid Darussalam). Pemateri mengajak anak-anak untuk menghindari tindakan bullying (perundungan), pengamalan adab dan memotivasi anak untuk mendirikan shalat lima waktu. Setoran hafalan diikuti oleh santri TPQ Masjid Darussalam dan anak-anak yatim. Setiap surat memiliki bobot nilai dan setiap bobot nilai yang diperoleh mendapat reward.

Kegiatan bulanan ini diharapkan bisa mendekatkan masjid kepada anak-anak dan sebagai perwujudan peran masjid dalam kegiatan sosial di masyarakat.

sesi foto bersama di akhir acara doa bersama dan santunan rutin anak yatim

Takmir Masjid Darussalam bekerja sama dengan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Masjid Darussalam, Family Corner Masjid Darussalam dan TPQ Masjid Darussalam kembali mengadakan santunan rutin anak yatim. Acara tersebut insya Alloh akan diadakan pada hari Ahad 26 Oktober 2025 mulai pukul 9 pagi. Informasi lebih lanjut ada di flyer berikut ini.

Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Darussalam bekerja sama dengan Family Corner Darussalam mengadakan acara Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim pada Jumat 29 Agustus 2025 yang lalu. Kegiatan ini diikuti oleh 15 anak yatim yang berasal dari sekitar Masjid Darussalam. Kegiatan ini adalah santunan rutin yang diadakan setiap bulan. Santunan periode sebelumnya sudah dilaksanakan pada Ahad 6 Juli 2025 yang bertepatan dengan peringatan 10 Muharram 1447 H.

Acara yang dilaksanakan pada pukul 15.30 WIB ini diawali dengan pembacaan istighotsah dan tahlil. Doa bersama ini dipimpin oleh Ustadz Fathollah, S.Pd.I. (ketua takmir Masjid Darussalam). Setelah doa selesai, anak yatim menerima bimbingan motivasi dari dra. Tony Suhartatik, M.Pd. (Family Corner Darussalam). Bimbingan motivasi ini mengajak anak-anak yang hadir untuk mengamalkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia (7 KAHI), yaitu membiasakan diri bangun lebih awal agar disiplin dan semangat beraktivitas, beribadah tepat waktu, makan sehat dan bergizi, rajin belajar dan membaca, olah raga secara teratur, bermasyarakat, dan istirahat cukup dan tidak begadang.

Santunan anak yatim ini akan dilaksanakan setiap bulan dan akan diisi dengan kegiatan-kegiatan yang beraneka ragam seperti setor hafalan Al Quran, permainan edukatif, dongeng interaktif dan kuis sejarah islam. Kegiatan ini diharapkan dapat mendekatkan Masjid Darussalam kepada anak-anak.

anak-anak menyimak penjelasan tentang 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia (7 KAHI)
peragaan yel-yel “masjid di dadaku”
pembacaan istighotsah dan tahlil
dra. Tony Suhartatik, M.Pd.

Takmir Masjid Darussalam mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 pada Kamis 4 September 2025 kemarin. Pembacaan shalawat nabi sudah dimulai pada pukul 17.00 WIB sampai menjelang masuk shalat isyak. Acara ini rutin diadakan setiap tahun, yaitu pada malam 12 Robiul Awal dan dihadiri jamaah laki-laki dan jamaah perempuan.

Pembacaan shalawat nabi diiringi oleh grup Hadrah Pemuda Sukun. Jamaah yang hadir mengikuti pembacaan shalawat dengan khusyuk. Setelah pembacaan shalawat selesai acara dibuka oleh pembawa acara (Ari Andrianto, Kepala TPQ Darussalam) dan dilanjutkan dengan sambutan takmir oleh Joko Setiawan (Bendahara 1 Masjid Darussalam). Dalam acara ini tausiah disampaikan oleh Ustadz Ahmad Rois Al-Hafidz, M.Pd.I. sekitar 45 menit.

Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan bahwa ada 3 bukti cinta Nabi Muhammad kepada umatnya. Pertama, Nabi Muhammad ﷺ selalu berdoa memintakan ampunan untuk umatnya setiap beliau selesai shalat. Kedua, Nabi Muhammad ﷺ memikirkan keselamatan umatnya. Ketiga, dari Abu Hurairah r.a. Rasulullahbersabda:“Setiap nabi memiliki doa yang mustajab, dan aku ingin menyimpan doaku itu sebagai syafaat bagi umatku pada hari kiamat.” (HR. Bukhari no. 7474, Muslim no. 199)

Penampilan Hadrah Pemuda Sukun
Ustadz Ahmad Rois Al-Hafidz, M.Pd.I.
Joko Setiawan